
Komunitas Pegiat STEM & Robotika Jombang (ROBOTEM Jombang) lahir dari kesadaran bahwa penguatan pembelajaran STEM, Koding, Kecerdasan Artifisial (KKA), dan Robotika memerlukan kolaborasi serta pendampingan yang berkelanjutan. Gagasan ini berawal dari berbagai inisiatif pengembangan STEM di Kabupaten Jombang, khususnya melalui Festival STEM dan Robotika Kecamatan Tembelang yang diselenggarakan oleh KKG Kelas 5 Kecamatan Tembelang. Berangkat dari semangat tersebut, ROBOTEM Jombang resmi dideklarasikan pada Jumat, 10 Juli 2026, pada penutupan Pelatihan STEM dan Robotika Kabupaten Jombang oleh guru-guru SD, MI, SMP, dan MTs yang memiliki komitmen bersama membangun ekosistem pembelajaran STEM dan Robotika sejak usia dini.
Deklarasi tersebut disaksikan oleh tim fasilitator SEAMEO QITEP in Science Bandung, didukung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, serta diinisiasi oleh Tim Inisiator Pembentukan ROBOTEM Jombang. Sejalan dengan kebijakan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), ROBOTEM Jombang menjadi wadah kolaborasi guru, sekolah, akademisi, dan mitra pendidikan melalui pelatihan, pendampingan, berbagi praktik baik, serta penyelenggaraan berbagai program pengembangan STEM dan Robotika. Dengan semangat "Kolaborasi • Inovasi • Berbagi • Berdampak", komunitas ini berkomitmen membangun budaya belajar yang berkelanjutan demi menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik.